Apa Itu Investasi ? (Pemula)

Pengertian Investasi

Disclaimer: Semua yang ditulis disini adalah pendapat penulis pribadi dan bisa saja salah. Terima kasih.

Jika mendengar kata investasi kita pasti akan langsung terbayang saham, emas, properti, dan alat investasi lainnya. Tapi sebenarnya apa sih investasi itu ? 

Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), investasi memiliki pengertian yaitu penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek dengan tujuan memperoleh keuntungan. 

Sedangkan menurut Suyanti & Hadi, investasi merupakan keinginan tentang bagaimana cara menggunakan sebagian dana yang ada atau sumber daya yang dimiliki untuk memperoleh keuntungan yang besar di masa depan. 

Dari kedua pengertian tersebut dapat diartikan secara sederhana bahwa investasi yaitu membeli suatu produk dengan ekspektasi untuk mendapatkan keuntungan di masa depan. Semua orang melakukan investasi pasti mengharapkan keuntungan di masa depan baik dalam jangka waktu yang lama atau sebentar.

Apa yang perlu diperhatikan sebelum berinvestasi ?

Sebelum melakukan investasi, kita sebaiknya mengetahui apa saja yang perlu diperhatikan seperti resiko, jumlah modal, likuiditas, dan jangka waktu investasi. 

Resiko
Tidak ada produk investasi yang tidak memiliki resiko atau zero risk. Bahkan tidak melakukan investasi juga memiliki resiko. Resiko dalam investasi biasanya dilihat dari seberapa volatil harga dari produk investasi dan ancaman yang ada.

Setiap orang akan memiliki profil resikonya masing-masing. Biasanya profil resiko ini dilihat dari usia saat melakukan investasi. 

Sebagai contoh, jika melakukan investasi pada umur yang sudah tidak bekerja (tidak memiliki pendapatan) maka sebaiknya melakukan investasi dengan resiko yang minim seperti deposito atau obligasi negara. 

Sedangkan untuk usia 20an dan memiliki penghasilan dapat memasukan produk investasi yang beresiko sedang atau tinggi kedalam portofolio mereka.




Jumlah Modal
Untuk dapat menentukan investasi yang tepat, jumlah modal sangat menentukan pilihan alat investasi kita. Sebagai contoh dengan modal 1 juta, tidak mungkin melakukan investasi di bidang properti. Akan lebih baik jika dimasukan ke obligasi negara atau membeli saham. 

Memasukan semua modal kita pada 1 produk investasi saja kurang disarankan. Pasti sering mendengar istilah 'jangan memasukan telur dalam satu keranjang'. 

Jika 1 produk investasi itu mengalami masalah, maka seluruh modal kita akan menjadi 'bermasalah'. Alangkah baiknya membagi modal kita ke beberapa produk investasi. 

Likuiditas

Likuiditas merupakan seberapa mudah untuk produk tersebut dijual kembali. Faktor ini cenderung kurang diperhatikan oleh investor pemula. 

Jika ingin berinvestasi yang sewaktu-waktu mau dicairkan kembali menjadi uang bisa dilakukan, investasi pada properti merupakan kesalahan. Karena properti tidak mudah untuk dijual. 

Sebagai contoh, kita membeli rumah seharga 1M. Lalu setelah beberapa 5 tahun harga rumah tersebut naik menjadi 2M yaitu kenaikan 100% dari harga beli. Apakah kita bisa langsung menjual rumah tersebut dengan harga 2M ? 

Jawabannya bisa jika kita sudah menemukan calon pembeli jauh-jauh hari. 

Uang yang kita terima juga tidak bisa langsung hari ini kita jual besok kita terima. Masih ada banyak proses yang harus dilakukan sampai proses jual beli selesai.

Tapi jika belum menemukan calon pembeli akan sangat susah untuk menjual properti tersebut dengan harga yang kita inginkan. 



Jangka Waktu Investasi

Sebelum membeli suatu produk investasi, perlu diperhatikan kapan kita menginginkan return dari investasi tersebut. Apakah 6 bulan, 1 tahun, 5 tahun atau 20 tahun ? 

Kita harus mengetahui karakteristik dari produk investasi yang kita beli. 

Misal jika kita membeli emas. Jika kita akan menjual emas tersebut 20 tahun kedepan, dapat dipastikan emas tersebut akan menguntungkan. Tapi jika kita akan menjual 6 bulan atau 1 tahun kedepan, untuk menjual emas kita sama dengan harga beli saja sudah bagus.

Maka dari itu kita harus menentukan jangka waktu investasi kita dan mengenali karakteristik produk investasi yang kita beli.

Sekian penjelasan singkat mengenai investasi. Semoga kalian dapat terbantu dengan penjelasan disini. Sampai bertemu di blog selanjutnya .....

Komentar