Apa Itu Investasi ? (Pemula)
Pengertian Investasi
Disclaimer: Semua yang ditulis disini adalah pendapat penulis pribadi dan bisa saja salah. Terima kasih.
Jika mendengar kata investasi kita pasti akan langsung terbayang saham, emas, properti, dan alat investasi lainnya. Tapi sebenarnya apa sih investasi itu ?
Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), investasi memiliki pengertian yaitu penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek dengan tujuan memperoleh keuntungan.
Sedangkan menurut Suyanti & Hadi, investasi merupakan keinginan tentang bagaimana cara menggunakan sebagian dana yang ada atau sumber daya yang dimiliki untuk memperoleh keuntungan yang besar di masa depan.
Dari kedua pengertian tersebut dapat diartikan secara sederhana bahwa investasi yaitu membeli suatu produk dengan ekspektasi untuk mendapatkan keuntungan di masa depan. Semua orang melakukan investasi pasti mengharapkan keuntungan di masa depan baik dalam jangka waktu yang lama atau sebentar.
Apa yang perlu diperhatikan sebelum berinvestasi ?
Likuiditas merupakan seberapa mudah untuk produk tersebut dijual kembali. Faktor ini cenderung kurang diperhatikan oleh investor pemula.
Jika ingin berinvestasi yang sewaktu-waktu mau dicairkan kembali menjadi uang bisa dilakukan, investasi pada properti merupakan kesalahan. Karena properti tidak mudah untuk dijual.
Sebagai contoh, kita membeli rumah seharga 1M. Lalu setelah beberapa 5 tahun harga rumah tersebut naik menjadi 2M yaitu kenaikan 100% dari harga beli. Apakah kita bisa langsung menjual rumah tersebut dengan harga 2M ?
Jawabannya bisa jika kita sudah menemukan calon pembeli jauh-jauh hari.
Uang yang kita terima juga tidak bisa langsung hari ini kita jual besok kita terima. Masih ada banyak proses yang harus dilakukan sampai proses jual beli selesai.
Tapi jika belum menemukan calon pembeli akan sangat susah untuk menjual properti tersebut dengan harga yang kita inginkan.
Jangka Waktu Investasi
Sebelum membeli suatu produk investasi, perlu diperhatikan kapan kita menginginkan return dari investasi tersebut. Apakah 6 bulan, 1 tahun, 5 tahun atau 20 tahun ?
Kita harus mengetahui karakteristik dari produk investasi yang kita beli.
Misal jika kita membeli emas. Jika kita akan menjual emas tersebut 20 tahun kedepan, dapat dipastikan emas tersebut akan menguntungkan. Tapi jika kita akan menjual 6 bulan atau 1 tahun kedepan, untuk menjual emas kita sama dengan harga beli saja sudah bagus.
Maka dari itu kita harus menentukan jangka waktu investasi kita dan mengenali karakteristik produk investasi yang kita beli.
Sekian penjelasan singkat mengenai investasi. Semoga kalian dapat terbantu dengan penjelasan disini. Sampai bertemu di blog selanjutnya .....
Komentar
Posting Komentar